SELATPANJANG — Sebanyak 26 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti telah mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk direalisasikan pada tahun 2027.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ahmad Yani, S.Pi., MM, mengatakan hingga hari terakhir pendaftaran, sebanyak 26 desa telah siap mengusulkan KNMP melalui sistem yang disediakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
“Jadi sampai hari ini sudah ada 26 desa yang mengusulkan untuk KNMP. Tinggal dua desa lagi yang kita tunggu, yaitu Desa Alai dan Teluk Belitung,” kata Ahmad Yani saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, proses pengusulan dilakukan melalui sistem berbasis tautan (link), sementara proses submit dilakukan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Menurutnya, 26 usulan tersebut nantinya ditujukan untuk realisasi pembangunan KNMP pada tahun 2027. Selain pengusulan melalui sistem, desa juga harus melengkapi sejumlah persyaratan, di antaranya proposal dan kesiapan lahan.
“Untuk yang sudah mengusulkan, Alhamdulillah sudah clear. Persyaratan lainnya seperti proposal dan tanah juga menjadi bagian yang harus disiapkan,” jelasnya.
Ahmad Yani menyebutkan, pihaknya menargetkan seluruh desa di Kabupaten Kepulauan Meranti yang memiliki potensi nelayan dapat memperoleh pembangunan KNMP secara bertahap.
Program tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya KKP untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan nelayan agar dapat ‘naik kelas’.
Melalui KNMP, nelayan diharapkan tidak hanya mendapatkan dukungan sarana seperti kapal dan perlengkapan melaut, tetapi juga mampu meningkatkan pengetahuan mengenai lokasi tangkapan ikan serta pengelolaan hasil perikanan.
“Tujuannya agar nelayan bisa naik kelas, diberikan kapal lengkap, kemudian lebih tahu lubuk ikan. Hasil tangkapan juga bisa langsung dijual dalam kondisi segar, sehingga masyarakat nelayan lebih tertata dalam manajemen nelayan,” ujarnya.
Ia berharap pengembangan KNMP ke depan juga dapat didukung dengan pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk jembatan dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).
Ahmad Yani menambahkan, respons pemerintah desa terhadap program KNMP sejauh ini cukup baik. Hal tersebut terlihat dari banyaknya desa yang telah mempersiapkan pengusulan.
Sementara itu, untuk pembangunan KNMP yang telah berjalan pada tahun 2026, terdapat tiga desa yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan, yakni Desa Centai, Desa Tanah Merah dan Desa Mekar Sari.
Adapun 26 desa yang telah siap submit usulan KNMP untuk realisasi 2027 yakni Kedabu Rapat, Mayang Sari, Selat Akar, Sungai Gayung Kiri, Tanjung Bunga, Tanjung Kedabu, Tanjung Medang, Teluk Ketapang, Tenggayun Raya, Bandul, Bokor, Tanjung Pisang, Tebun, Kepau Baru, Pelantai, Bagan Melibur, Kudap, Sialang Pasung, Melai, Tanjung Gadai, Permai, Mengkirau, Tanjung Bakau, Mekong, Teluk Buntal dan Tanjung Samak.
Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.
🟢 IKUTI CHANNEL





