MERANTI – Pemerintah Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di desa-desa yang masuk kategori rawan kebakaran.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pelatihan penanggulangan bencana kebakaran yang digelar Pemerintah Desa Tenggayun Raya, Kamis (05/11/2026). Kegiatan ini melibatkan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di tingkat desa.
Camat Rangsang Pesisir, H. Aminnullah, mengatakan terdapat tujuh desa di wilayahnya yang tergolong rawan Karhutla. Ketujuh desa tersebut yakni Tanah Merah, Sonde, Kayu Ara, Tenggayun Raya, Bungur, Telesung, dan Tanjung Kedabu.
Menurutnya, diperlukan pemahaman serta langkah-langkah konkret dalam pengendalian dan pencegahan kebakaran agar masyarakat dapat melakukan antisipasi sejak dini, sekaligus mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran.
Ia menjelaskan, dampak Karhutla tidak hanya mengancam kelestarian ekosistem dan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap perekonomian, kesehatan masyarakat, serta dapat menimbulkan persoalan hukum. Bahkan, kebakaran juga berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.
Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran. Kesiapsiagaan relawan MPA dan koordinasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat penanganan Karhutla di wilayah Rangsang Pesisir.
Selain itu, pihak kecamatan juga mendorong desa-desa yang tergolong rawan agar memiliki Peraturan Desa (Perdes) terkait penanganan Karhutla. Regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Perhatian juga diarahkan pada penanganan lahan pascakebakaran, baik lahan yang masih produktif maupun tidak produktif, sehingga dampak kebakaran terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat dapat diminimalkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Rangsang Pesisir beserta staf, Bhabinkamtibmas Desa Tenggayun Raya dan Tanjung Kedabu, bidan desa dari UPT Puskesmas Kedabu Rapat, koordinator pendamping desa tingkat kecamatan, pemerintah desa, serta peserta pelatihan penanggulangan bencana kebakaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kesiapan masyarakat semakin meningkat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya Karhutla di Kecamatan Rangsang Pesisir dan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.
🟢 IKUTI CHANNEL





