Oleh : Sayed Junaidi Rizaldi*
1 Juli 2026 menjadi momentum penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk melakukan refleksi mendalam. Memasuki usia ke-80, Polri telah melewati berbagai dinamika sejarah, mulai dari menjaga stabilitas keamanan, menghadapi ancaman terorisme, hingga mengawal agenda pembangunan nasional. Namun, di sisi lain, tuntutan masyarakat terhadap institusi kepolisian juga semakin tinggi.
Kepercayaan publik merupakan modal utama bagi sebuah institusi penegak hukum. Kepercayaan itu tidak dibangun melalui slogan, melainkan melalui tindakan nyata, pelayanan yang adil, profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Berbagai rekomendasi reformasi kelembagaan telah disampaikan salah satunya oleh Tim Reformasi Polri dan juga berbagai kalangan akademisi, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat sipil. Inti dari rekomendasi tersebut sesungguhnya sederhana, membangun Polri yang modern, profesional, humanis, akuntabel, dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan.
Harus diakui bahwa sejumlah kemajuan telah terlihat. Digitalisasi pelayanan publik semakin berkembang, mekanisme pengawasan internal diperkuat, transparansi dalam beberapa proses rekrutmen meningkat, dan pelayanan berbasis teknologi mulai memudahkan masyarakat. Namun, berbagai persoalan mendasar masih menjadi pekerjaan rumah.
Masyarakat masih sering menjumpai praktik penegakan hukum yang dianggap belum konsisten. Di satu sisi hukum dapat ditegakkan dengan cepat, tetapi pada kasus lain justru berjalan lambat. Persepsi adanya perlakuan berbeda terhadap masyarakat kecil dan mereka yang memiliki kekuasaan atau pengaruh masih menjadi kritik yang terus muncul.
Polri harus menjadikan prinsip equality before the law sebagai fondasi utama. Tidak boleh ada lagi kesan bahwa hukum tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa memandang jabatan, kekayaan, maupun afiliasi politik tertentu.
Selain itu, pendekatan kemanusiaan perlu semakin diperkuat. Polisi bukan sekadar aparat penegak hukum, tetapi juga pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Kehadiran polisi harus memberikan rasa aman, bukan rasa takut. Senyum, empati, kesabaran, dan kemampuan berdialog sering kali jauh lebih efektif daripada pendekatan yang mengedepankan kekuatan.
Di tengah perkembangan media sosial, setiap tindakan anggota Polri dengan mudah menjadi perhatian publik. Karena itu, profesionalisme setiap personel menjadi wajah institusi secara keseluruhan. Satu tindakan yang tidak profesional dapat menggerus kepercayaan yang telah dibangun oleh ribuan anggota lain yang bekerja dengan baik.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga perlu dijadikan kesempatan untuk memperkuat sistem pengawasan internal maupun eksternal. Penegakan disiplin terhadap anggota yang melanggar harus dilakukan secara tegas, terbuka, dan tanpa kompromi. Sebaliknya, anggota yang berprestasi dan berdedikasi tinggi juga patut diberikan penghargaan sebagai teladan.
Ke depan, Polri juga perlu semakin membuka ruang dialog dengan masyarakat, perguruan tinggi, organisasi profesi, tokoh agama, tokoh adat, dan generasi muda. Kritik yang konstruktif tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai energi untuk memperbaiki institusi.
Reformasi Polri tidak cukup berhenti pada perubahan struktur organisasi ataupun regulasi. Reformasi yang paling penting adalah reformasi budaya kerja dan mentalitas. Setiap anggota harus menyadari bahwa kekuasaan yang dimiliki adalah amanah negara yang digunakan semata-mata untuk melindungi rakyat, bukan untuk menunjukkan superioritas.
Pada usia ke-80, harapan masyarakat terhadap Polri sesungguhnya sangat sederhana: menjadi institusi yang semakin dekat dengan rakyat, mengayomi tanpa diskriminasi, bertindak bijaksana dalam menggunakan kewenangan, profesional dalam menegakkan hukum, serta berani menindak siapa pun yang melanggar hukum tanpa tebang pilih.
Selamat Hari Bhayangkara ke – 80, Mengabdi Untuk Masyakat !
*Ketua Umum Ikatan Alumni UPN “Veteran” Jakarta
Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.
🟢 IKUTI CHANNEL








