Razikin: Pergantian Kapolri Tepat Momentum, Suyudi Figur yang Tepat

JAKARTA — Direktur Eksekutif Monas Syndicate, Razikin, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto mengganti Kapolri merupakan keputusan yang sangat tepat, baik dari sisi momentum maupun figur yang diusulkan. Menurutnya, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto memiliki rekam jejak yang sesuai dengan kebutuhan Polri menghadapi tantangan ke depan.

“Menurut saya, langkah Presiden Prabowo sangat tepat. Waktunya tepat, dan figur yang diusulkan juga tepat. Suyudi memiliki pengalaman panjang di kepolisian, terutama di bidang reserse, kewilayahan, hingga memimpin BNN,” ujar Razikin, Kamis (1/10/2026). Profil dan rekam jejak Komjen Suyudi Ario Seto.

Razikin menyebut pengalaman Suyudi sebagai Kapolda Banten dan Kepala BNN menjadi modal penting untuk memimpin Polri. “Spektrum pengalamannya cukup lengkap. Ia memahami penegakan hukum di lapangan sekaligus menghadapi kejahatan yang terorganisasi dan lintas negara,” katanya.

Namun, Razikin mengingatkan bahwa tantangan Kapolri baru bukan hanya persoalan eksternal, tetapi juga pembenahan internal Polri. Reformasi kelembagaan, profesionalisme, integritas, akuntabilitas, serta peningkatan kepercayaan publik harus menjadi agenda utama.

“Polri ke depan menghadapi kejahatan yang semakin kompleks, mulai dari narkotika, kejahatan siber, pencucian uang, perdagangan orang, judi online hingga kejahatan transnasional. Karena itu, Polri harus semakin adaptif terhadap teknologi dan perubahan pola kejahatan,” ujar Razikin.

Raziki yang juga merupakan Mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini menilai kedekatan Polri dengan masyarakat juga menjadi faktor penting. Menurutnya, keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari penindakan hukum, tetapi juga dari kemampuan membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat.

“Polri harus tegas terhadap kejahatan, tetapi tetap humanis, profesional dan menjunjung hukum. Polisi harus hadir bersama masyarakat, mendengar masyarakat dan memberikan kepastian hukum,” tegasnya.

Razikin berharap pergantian Kapolri menjadi momentum konsolidasi dan percepatan reformasi Polri. “Presiden sudah mengambil langkah yang tepat dengan memilih figur yang memiliki pengalaman. Sekarang tantangannya adalah bagaimana kepemimpinan baru menerjemahkan mandat tersebut menjadi Polri yang semakin profesional, modern, akuntabel dan dipercaya rakyat,” pungkasnya.

DAPATKAN INFORMASI TERBARU

Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.

🟢   IKUTI CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *