BKI Mantapkan Strategi Pengembangan SDM dan Organisasi untuk Tingkatkan Pelayanan

Rilis/Siaran Pers

JAKARTA – Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), sebagai lembaga Klasifikasi Kapal dan Fasilitas maritim
terkemuka di Indonesia, terus berupaya memperkuat posisinya melalui serangkaian langkah
strategis yang komprehensif. Inisiatif ini mencakup penguatan internal, perluasan layanan,
kolaborasi internasional, penguatan regulasi dan reputasi, inovasi dan riset, serta peningkatan
pelayanan kepada pelanggan.
Terkait BKI menjadi Holding Operasional Danantara dan menggerakan seluruh elemen BUMN maka
fokus utama adalah penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan adopsi teknologi terkini.
BKI berkomitmen untuk menyelenggarakan pelatihan berkala bagi para surveyor dan teknisi guna
memastikan pemahaman mendalam terhadap perkembangan standar internasional seperti IACS,
IMO, dan ISO.
Selain itu, digitalisasi proses inspeksi, klasifikasi, dan sertifikasi menjadi prioritas untuk
meningkatkan efisiensi dan akurasi. BKI juga tengah menjajaki pengembangan sistem manajemen
mutu dan data, berbasis kecerdasan buatan (AI) atau Internet of Things (IoT) untuk memungkinkan
pemantauan kondisi kapal secara real-time.
Secara khusus, mengenai pengisian jabatan strategis Direksi dan Komisaris proses seleksi harus
mengedepankan kandidat yang memiliki kemampuan dan pemahaman mendalam tentang
klasifikasi, penguasaan bahasa asing, serta kemampuan diplomasi yang mumpuni. Selain itu,
memiliki rekam jejak yang kuat dan relevan di bidangnya. Jadi dalam penunjukan Direksi dan
Komisaris tidak hanya orang itu-itu saja yang menjabat.
Dalam rangka perluasan layanan dan jangkauan, BKI berencana untuk membuka kantor cabang di
pelabuhan-pelabuhan strategis, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, BKI akan memperluas
cakupan layanan klasifikasi untuk jenis kapal baru, seperti kapal LNG, kapal listrik, dan offshore units.
Diversifikasi layanan juga akan dilakukan dengan menawarkan sertifikasi untuk sektor lain seperti
industri energi dan konstruksi lepas pantai.
Kerja sama internasional menjadi pilar penting dalam strategi BKI. Untuk itu, BKI akan memperkuat
kolaborasi dengan badan-badan klasifikasi global terkemuka seperti ABS, DNV, dan LR. Upaya untuk
mencapai keanggotaan penuh atau meningkatkan status di International Association of Classification
Societies (IACS) juga akan terus diintensifkan.

Selain itu, BKI akan menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan negara lain untuk
memastikan pengakuan sertifikasi BKI secara internasional. Untuk penguatan regulasi dan reputasi,
BKI akan secara aktif memberikan masukan dalam penyusunan regulasi maritim di tingkat nasional
dan internasional.
Integritas dalam setiap proses sertifikasi akan dijaga dengan ketat untuk membangun dan
mempertahankan kepercayaan para pemangku kepentingan. Transparansi laporan audit dan
inspeksi juga akan ditingkatkan, sebagai bagian integral upaya BKI membangun kepercayaan dan
memberikan keyakinan kepada seluruh pemangku kepentingan terhadap kualitas layanan dan
proses klasifikasi.
BKI menyadari pentingnya inovasi dan riset dalam menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena
itu, BKI berencana untuk mendirikan pusat riset teknologi maritim yang akan fokus pada
pengembangan inovasi dalam desain dan keselamatan kapal. Kolaborasi dengan perguruan tinggi
serta lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) dalam negeri juga akan diperkuat.
Dalam hal pelayanan prima dan responsif, BKI berkomitmen untuk membangun sistem customer
service yang tersedia 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Selain itu, BKI akan menyediakan portal online
bagi klien untuk memudahkan pemantauan status inspeksi dan sertifikasi.
Kami yakin bahwa langkah-langkah strategis ini akan semakin memperkuat peran BKI sebagai mitra
tepercaya dalam industri maritim dan berkontribusi pada keselamatan serta kemajuan sektor ini. (*)
Tentang Biro Klasifikasi Indonesia (BKI)
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI adalah BUMN yang didirikan pada tanggal 1 Juli 1964 dan
merupakan satu-satunya badan klasifikasi nasional yang ditugaskan oleh pemerintah Republik
Indonesia untuk mengkelaskan kapal niaga berbendera Indonesia.
Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) menjadi badan klasifikasi ke-4 di Asia setelah Jepang, China dan Korea,
dan menjadi satu-satunya badan klasifikasi nasional yang bertugas untuk mengklaskan kapal-kapal
niaga berbendera Indonesia dan kapal berbendera asing yang secara reguler beroperasi di perairan
Indonesia.
Kegiatan klasifikasi BKI merupakan pengklasifikasian kapal berdasarkan konstruksi lambung, mesin
dan listrik kapal dengan tujuan memberikan penilaian teknis atas laik tidaknya kapal tersebut untuk
berlayar. Selain itu, BKI juga dipercaya oleh Pemerintah untuk melaksanakansurvei dan sertifikasi
statutoria atas nama Pemerintah Republik Indonesia, antara lain Load Line, ISM Code dan ISPS Code.

DAPATKAN INFORMASI TERBARU

Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.

🟢   IKUTI CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *