Dishub Meranti Mulai Benahi Lampu PJU Secara Bertahap

SELATPANJANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti mulai melakukan pemeliharaan dan penggantian lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami kerusakan maupun tidak lagi menyala di sejumlah wilayah.

Di Kabupaten Kepulauan Meranti, terdapat sekitar 8.000 titik lampu PJU yang tersebar di sembilan kecamatan. Pemeliharaan terhadap lampu-lampu tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran, ketersediaan material, tenaga teknisi, serta tingkat urgensi kerusakan di masing-masing lokasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti Muhammad Fahri, SKM., melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Topan Iskandar, S.IP., mengatakan pemeliharaan dilakukan terhadap lampu yang rusak, tidak menyala, maupun kondisinya sudah tidak layak.

“Jumlah lampu PJU yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti sekitar 8.000 titik dan tersebar di sembilan kecamatan. Untuk pemeliharaannya tidak dilakukan sekaligus terhadap seluruh titik, tetapi dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan anggaran yang ada,” kata Topan, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, pelaksanaan pemeliharaan juga mempertimbangkan tingkat urgensi dan kondisi lampu di masing-masing lokasi. Selain berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan, Dishub juga menerima laporan dan keluhan masyarakat terkait lampu penerangan jalan yang mengalami kerusakan.

“Selain dari hasil pantauan kita di lapangan, keluhan masyarakat terkait lampu yang putus juga menjadi perhatian dan akan kita tangani. Namun, pelaksanaannya tetap kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran dan tingkat urgensinya,” ujarnya.

Topan menyebutkan, proses pemasangan dan penggantian lampu tersebut telah berlangsung selama dua hari. Namun, pihaknya belum dapat memastikan kapan seluruh pemeliharaan lampu PJU dapat diselesaikan.

Hal tersebut disebabkan keterbatasan sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga teknisi yang melakukan pekerjaan di lapangan.

“Untuk pemasangan ini sudah berlangsung selama dua hari. Target penyelesaiannya belum dapat kita tentukan karena jumlah SDM kita masih terbatas,” jelasnya.

Secara keseluruhan, sekitar 20 petugas terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari teknisi, petugas administrasi, serta perwakilan UPT yang berada di wilayah Rangsang dan Belitung.

Dishub Meranti memastikan pemeliharaan PJU akan terus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik lampu yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera, sembari menyesuaikan pelaksanaannya dengan kemampuan anggaran dan ketersediaan SDM.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya pada malam hari. PJU yang berfungsi dengan baik diharapkan dapat membantu meningkatkan visibilitas pengguna jalan serta mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat.

DAPATKAN INFORMASI TERBARU

Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.

🟢   IKUTI CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *