Forum Peduli Pemilu Dapil 5, Pasang Perangkap Politik Uang

MERANTI- Sejumlah pemuda di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu, atau daerah pemilihan (Dapil) 5 untuk DPRD Kepulauan Meranti, sepakat membentuk Forum Peduli Pemilu 2024 di tanggal 31-12-2023 lalu. Tujuan dari forum ini menciptakan pesta demokrasi rakyat berjalan sukses bebas dari kecurangan, politik uang.

“Forum ini ruang lingkupnya hanya di Dapil 5, kami membentuk forum karena kami ingin pelaksanaan Pileg 2024 ini berjalan sukses,” ungkap ketua forum, Mohammad Firmansyah.

Firman menyebutkan, munculnya ide ini karena saat ini bagitu santre isu politik uang. Konon, sejumlah oknum Calon Legislatif (Caleg), bakal membeli suara rakyat. Harganya berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per suara.

Jika ini benar terjadi nantinya, jelas Firman, masyarakat itu sendiri yang rugi. Karena oknum Caleg tersebut tidak akan peduli dengan aspirasi masyarakat, dan jangan harap ada pembangunan untuk kemajuan daerah.

“Oknum Caleg yang beli suara tersebut, begitu jadi dia pasti berupaya mengembalikan uang yang sudah dikeluarkannya. Bisa juga terjadi, ketika masyarakat minta bantuan, oknum Caleg tersebut akan bicara, suara kalian kan sudah dibeli,” ucap Firman.

Karenanya Firman menyarankan kepada masyarakat harus bersikap, dan kenali betul Caleg yang hendak dipilih. “Sebaiknya, bila ada oknum Caleg memberi uang ditolak saja, dan katakan sudah ada pilihan,” ungkap Firman.

Firman mewanti-wanti kepada oknum Caleg yang bakal membeli suara untuk tidak melakukan perbuatan yang tidak terpuji yang dapat merusak demokrasi. Sebab, kata Firman, Dapil 5 ini kecil, semuanya bersaudara mara. Sehingga sebesar apapun aktivitas di sini mudah diketahui. Tentunya hal ini memudah bagi forum nantinya memperkara sang Caleg.

“Kita sudah pasang “perangkap” dimana-mana, begitu ada oknum Caleg melakukan politik uang, kita tangkap. Jikapun tidak tertangkap tangan nantinya, ada yang melapor ke kita. Saya ingatkan juga kepada masyarakat jangan mau menerima uang, karena kalau tertangkap tangan nantinya baik yang memberi maupun yang menerima bisa dipidana. Jangan gara-gara menerima uang tak seberapa masyarakat yang lugu kena penjara,” ungkap Firman.

Secara terpisah Ketua Panwascam Merbau, Firdaus, mengapresiasi adanya sekelompok pemuda di Pulau Padang ini peduli terhadap Pemilu 2024. “Kepedulian ini merupakan harapan kita semua, dan umumnya menjadi harapan masyarakat Indonesia,” kata lelaki yang biasa disapa Daus.

“Harapan kita semua seperti harapan Bapak dan juga harapan semua rakyat IndonesiavPemilu juga merupakan sebuah Pesta rakyat maka sebuah pesta biasa disambut dan diselenggarakan dengan riang gembira. jadi jagan cemari dengan segala bentuk yang tidak diamanahkan konstitusi negara ini.Semoga semua penyelenggaraan Pemilu 2024 sesuai amanah undang-undang,” tutup daus.
(Amiruzi)

DAPATKAN INFORMASI TERBARU

Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.

🟢   IKUTI CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *