Purbaya bakal copot 2 pejabat pajak, perlukah kita sinis ?

Rencana Purbaya Yudhi Sadewa untuk mencopot dua pejabat pajak dalam kasus investigasi restitusi justru patut diapresiasi, bukan dicurigai secara berlebihan. Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap institusi perpajakan, langkah cepat seperti ini adalah sinyal penting bahwa pembenahan sedang berjalan, bukan sekadar wacana.

Sering kali publik menuntut ketegasan, tetapi ketika ketegasan itu muncul, justru dianggap sebagai “pencitraan”. Pola pikir seperti ini berbahaya, karena bisa melemahkan dorongan reformasi dari dalam. Faktanya, tindakan administratif seperti pencopotan adalah pintu awal yang sah dalam tata kelola birokrasi sebelum proses hukum berjalan lebih jauh. Ini bukan akhir, melainkan bagian dari proses.

Perlu diingat, sistem perpajakan Indonesia sudah jauh berbenah dalam beberapa tahun terakhir. Digitalisasi layanan, penguatan pengawasan internal, hingga keterlibatan lintas lembaga menunjukkan bahwa negara tidak tinggal diam. Kasus restitusi ini justru membuktikan bahwa mekanisme kontrol masih bekerja, penyimpangan terdeteksi dan langsung ditindak.

Menganggap ini sebagai “pengorbanan kecil” juga terlalu menyederhanakan masalah. Dalam birokrasi, mencopot pejabat bukan keputusan ringan. Ada konsekuensi administratif, politik, bahkan psikologis yang harus ditanggung. Jadi ketika langkah itu diambil, besar kemungkinan sudah melalui pertimbangan matang dan berbasis temuan awal yang kuat.

Alih-alih terus membangun narasi negatif, publik seharusnya memberi ruang bagi proses berjalan. Kritik tetap penting, tetapi harus proporsional. Jangan sampai setiap langkah perbaikan justru dibunuh oleh sinisme yang berlebihan.

Kalau kita benar-benar ingin reformasi pajak berjalan, maka sikap yang dibutuhkan bukan hanya mengawasi, tetapi juga mengakui ketika ada upaya perbaikan yang nyata. Karena perubahan sistem tidak pernah instan, ia dimulai dari langkah-langkah tegas seperti yang sedang dilakukan saat ini.

*Kristiono Budiawan,SH

  • Ketua Umum “Kita Borneo”
  • Pengamat Hukum
DAPATKAN INFORMASI TERBARU

Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp

Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.

🟢   IKUTI CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *