MERANTI – SD Negeri 24 Selatpanjang Kota melakukan pendampingan dan evaluasi pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan optimal di tengah kebijakan belajar dari rumah akibat kabut asap di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ketika dikonfirmasi, Kepala SD Negeri 24 Selatpanjang Kota, Masni, S.Pd. mengakui bahwa dirinya telah melakukan tindak lanjut pendampingan pembelajaran pada Senin 12 Oktober 2026 kemarin, bertepatan dengan perpanjangan PJJ pertama.
“Kita juga sudah melakukan Evaluasi, dimana difokuskan pada pelaksanaan pembelajaran, kendala yang dihadapi guru, serta pemantauan perkembangan belajar peserta didik,” terang Masni, pada Rabu (14/10/2026).
Dalam pelaksanaannya, guru diminta tidak sekadar membagikan materi dan tugas melalui WhatsApp, tetapi juga memastikan siswa mengikuti pembelajaran sesuai jadwal yang berlaku sebelum PJJ, yakni pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.
Pemantauan dilakukan melalui grup WhatsApp kelas maupun komunikasi pribadi dengan orang tua atau wali murid. Guru juga diminta secara berkala menanyakan tugas kepada siswa yang belum mengumpulkan pekerjaan serta memberikan pendampingan kepada mereka yang mengalami kesulitan belajar.
Selain itu, Masni mengarahkan agar materi dan tugas yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran masing-masing jenjang. Guru tidak hanya memberikan soal pengayaan untuk materi yang belum tuntas, tetapi juga menyampaikan materi baru agar proses pembelajaran tetap berlanjut.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, guru dapat memanfaatkan sumber belajar digital, seperti Google dan YouTube, dengan membagikan tautan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
Menurutnya, keberhasilan PJJ juga membutuhkan kerja sama orang tua atau orang dewasa di lingkungan tempat tinggal siswa. Pendampingan diperlukan agar anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik meskipun tidak berada di ruang kelas.
Sekolah turut melakukan evaluasi berkala dan memberikan bimbingan kepada guru yang mengalami kendala selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Langkah ini dilakukan untuk mencari solusi agar kegiatan belajar tetap berjalan sesuai tujuan pendidikan.
Melalui pendampingan tersebut, SD Negeri 24 Selatpanjang Kota berharap guru dapat menjalankan pembelajaran secara lebih terarah, sementara siswa tetap memperoleh materi dan pendampingan sesuai kebutuhannya.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari tanggung jawab sekolah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan selama PJJ diterapkan di Kabupaten Kepulauan Meranti akibat kondisi kabut asap.
Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.
🟢 IKUTI CHANNEL





