MERBAU- Gelanggang Gasing H. Yahya di Hulu Asam, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bergemuruh pada Selasa (03/11/2026) malam. Grand Final Open Turnamen Gasing Se-Riau Ke-IV tahun 2026 sukses digelar dengan meriah dan penuh antusiasme warga.
Acara penutupan tahun ini terasa lebih semarak dari tahun sebelumnya. Panitia dari Komunitas Gasing (Komgas) Teluk Belitung membagikan ratusan kupon berhadiah door prize kepada penonton yang beruntung, membuat suasana lapangan semakin hidup hingga larut malam.
Turnamen yang mengusung tema “Dari Tradisi untuk Generasi, Budaya Tak Pernah Mati” ini tidak hanya menyajikan adu ketangkasan gasing, namun juga diselingi dengan pertunjukan silat tradisional. Kolaborasi dua warisan budaya Melayu ini menjadi bukti nyata upaya pelestarian permainan tradisional di tengah derasnya arus modernisasi.
Setelah melalui persaingan ketat selama beberapa hari, empat tim terbaik akhirnya berhasil melaju ke babak grand final.
Adapun daftar juara Open Turnamen Gasing Se-Riau Ke-IV tahun 2026 adalah:
1. Juara I: Tim Perkasanya dari Bengkalis
2. Juara II: Tim Selayang Pandan dari Rupat
3. Juara III: Tim Tuah Sekate dari Rupat
4. Juara IV: Tim Laskar Hangtuah dari Bengkalis
Keempat tim tersebut berhasil menyisihkan puluhan tim lainnya yang berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Penutupan turnamen secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Merbau, Idrus, SE.
Dalam sambutannya, Sekcam Merbau Idrus, SE, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komgas Teluk Belitung. Menurutnya, Komgas telah berhasil menghidupkan kembali antusiasme masyarakat terhadap permainan tradisional gasing dan seni silat yang merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Melayu Riau.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Merbau sangat bangga. Komgas ini luar biasa. Di tengah gempuran game online, mereka masih konsisten menjaga tradisi kita. Ini harus terus didukung,” ujar Idrus dalam sambutannya.
Idrus juga menegaskan bahwa permainan tradisional memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, sekaligus menjadi penghubung nilai-nilai budaya dari masa lalu, masa kini, hingga masa mendatang. Ia berharap ke depan turnamen ini terus berkembang dan mampu menarik peserta dari luar Riau, sehingga menjadi agenda budaya kebanggaan masyarakat Merbau dan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sementara itu, Ketua Komgas Teluk Belitung, Andi Saputra, dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangganya atas suksesnya penyelenggaraan tahun keempat ini.
“Turnamen gasing ini adalah bukti bahwa budaya kita tidak akan pernah mati. Selama ada generasi yang mau menjaga, tradisi akan tetap hidup. Untuk itu mari bersama-sama kita bangkitkan kembali permainan tradisional kita yang menjadi warisan budaya leluhur kita,” tegas Andi.
Melihat antusiasme masyarakat dan seluruh tim yang ikut berpartisipasi begitu luar biasa, Andi memastikan turnamen gasing akan digelar setiap tahun sebagai agenda rutin Komgas.
Lebih dari itu, Andi juga membocorkan rencana besar Komgas ke depan. Selain turnamen gasing, pihaknya telah mewacanakan akan mengadakan lomba silat pengantin (persembahan) untuk tiga kabupaten serta lomba zapin tradisional.
“Ini merupakan penyelenggaraan yang keempat yang dilaksanakan di gelanggang gasing Komgas H. Yahya Hulu Asam ini. Tanpa kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh pengurus Komgas dan panitia, kegiatan ini tidak mungkin sesukses ini,” tambahnya.
Mewakili seluruh pengurus Komgas, Andi juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh warga Hulu Asam yang telah dengan tulus menyiapkan rumahnya sebagai tempat tinggal (homestay) bagi para peserta dari luar daerah. Menurutnya, kehangatan dan keramahan warga Hulu Asam patut diacungi jempol.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada PT. ITA yang telah menjadi sponsor tunggal pada open turnamen gasing Se-Riau Ke-IV tahun 2026 ini, sehingga acara dapat berjalan lancar dan sukses.
Di akhir acara, Sekcam Merbau Idrus, SE, didampingi Ketua Komgas, secara langsung menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para pemenang turnamen.
Tampak hadir dalam acara penutupan tersebut : Sekcam Merbau Idrus, SE, Bhabinkamtibmas, Ketua Umum Komgas sekaligus Ketua PERGASI Kabupaten Kepulauan Meranti Andi Saputra beserta seluruh pengurus dan anggota Komgas, LAM Merbau Syafruddin, S.Hum, Lurah Teluk Belitung Islawadi, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Darsini, SM, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh tim terbaik yang masuk ke babak final.
Dengan berakhirnya Open Turnamen Gasing Se-Riau Ke-IV tahun 2026 ini, Komgas Teluk Belitung sekali lagi membuktikan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu. Semangat “Dari Tradisi untuk Generasi” yang digaungkan malam ini diharapkan tidak berhenti di gelanggang H. Yahya Hulu Asam saja, melainkan terus menyebar dan membakar semangat generasi muda Meranti untuk mencintai budayanya sendiri.
Turnamen ini pun ditutup dengan harapan besar, insyaallah pada tahun mendatang Open Turnamen Gasing Se-Riau Ke-V dapat digelar dengan lebih meriah, diikuti lebih banyak peserta, dan semakin mempertegas posisi Kecamatan Merbau sebagai arah pelestarian budaya tradisional di Kabupaten Kepulauan Meranti.***
Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.
🟢 IKUTI CHANNEL











