Oleh : Sayed Junaidi Rizaldi
Ketua Umum Gerakan Indonesia Gemilang
JAKARTA – Perjalanan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam beberapa tahun terakhir telah melahirkan banyak perubahan fundamental. Penguatan tata kelola perusahaan, digitalisasi layanan, pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan daya saing global menjadi bagian dari agenda besar yang terus dijalankan Kementerian BUMN.
Di antara figur muda yang mendapat kepercayaan mengawal agenda tersebut adalah Tedi Bharata. Di usia yang belum genap 40 tahun, ia dipercaya mengemban berbagai posisi strategis di lingkungan Kementerian BUMN sebelum kemudian ditugaskan sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Kepercayaan tersebut bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan cerminan bahwa regenerasi kepemimpinan di lingkungan BUMN mulai memberi ruang kepada sosok-sosok yang memiliki kompetensi, perspektif baru, serta pemahaman terhadap tantangan transformasi organisasi di era digital.
Selama mengemban amanah di Kementerian BUMN, Tedi Bharata dikenal aktif mendorong transformasi sumber daya manusia sebagai fondasi utama keberhasilan transformasi perusahaan. Baginya, perubahan tidak hanya diukur dari modernisasi teknologi, tetapi juga dari lahirnya budaya kerja yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja.
Semangat tersebut sejalan dengan arah transformasi yang dijalankan BNI. Memasuki usia ke-80, BNI tidak hanya mempertahankan posisinya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, tetapi juga terus memperkuat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan, memperbaiki tata kelola perusahaan, serta menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Walaupun baru sekitar satu tahun menjadi Wakil Komisaris Utama BNI, kehadiran Tedi Bharata menjadi bagian dari penguatan fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan. Bersama jajaran komisaris dan direksi, ia turut mengawal agar transformasi yang telah berjalan mampu menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan, pemegang saham, serta masyarakat luas.
Delapan dekade perjalanan BNI merupakan bukti kemampuan perusahaan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Dari bank yang lahir pada awal kemerdekaan hingga menjadi institusi keuangan modern yang kompetitif, BNI terus menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional maupun global.
Momentum HUT ke-80 menjadi saat yang tepat untuk memperkuat optimisme bahwa transformasi BNI akan terus berlanjut. Dengan dukungan insan-insan profesional dan kepemimpinan yang berorientasi pada inovasi, BNI diharapkan semakin mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Kiprah Tedi Bharata menunjukkan bahwa transformasi BUMN tidak hanya membutuhkan kebijakan yang tepat, tetapi juga kepemimpinan yang mampu membangun organisasi yang adaptif, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta memastikan tata kelola perusahaan berjalan secara profesional. Semangat inilah yang diharapkan terus menjadi fondasi bagi BNI untuk melangkah lebih maju di usia ke-80 dan memperkuat perannya sebagai bank kebanggaan bangsa.
Ikuti UtusanNews.id di Channel WhatsApp
Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung melalui WhatsApp Anda.
🟢 IKUTI CHANNEL







